Kamis, 05 Maret 2009

Resume Agenda Bulanan Bulan Januari 2009

Kajian Islam Kontemporer

 Kajian Islam Kontemporer kali ini berbeda dari biasanya. Hal ini dikarenakan ustadz Musholli yang berhalangan hadir sehingga kesempatan untuk menjadi pembicara KIK kali ini diberikan oleh ustadz M. Ihsan di Aula Asrama PPSDMS Nurul Fikri Regional 4 Surabaya. Pada kesempatan kali ini beliau menjelaskan mengenai tema sejarah dan kiprah kaum Yahudi dan Zionis di dunia ini.
 Beliau menjelaskan mengenai penjelasan umat Yahudi di Palestina.Beberapa contoh jejak/ penjelasan mengenai kaum Yahudi yang ada di dalam Qur’an:
1. Mengaku anak Allah: Al Maidah ayat 18
2. Musuh orang utama orang beriman: Al maidah ayat 82
3. Pendusta para Nabi dan selalu melakukan kemungkaran: Al Maidah ayat 70
4. Pelaku dosa dan pemakan harta haram: Al Maidah ayat 62
5. Menghina Allah: Al Maidah ayat 64
Setelah itu, beliau memberikan berbagai penjelasan mengenai sejarah, pengaruh Yahudi di berbagai negara (terutama Amerika), pergerakan dan konspirasi, dan berbagai penjelasan lainnya mengenai Yahudi dan Zionis.

Training Pengembangan Diri
Training Pengembangan Diri bulan ini diadakan di ruang Aula Asrama PPSDMS Nurul Fikri Regional 4 Surabaya. TPD dan, seperti biasanya, dibawakan oleh super trainer dari Jakarta yaitu Pak Arif Munandar. Pada TPD kali ini beliau membuka pertemuan kita dengan klarifikasi masalah jadwal Latgab Wilayah Timur yang bermasalah. Setelah itu beliau juga menceritakan mengenai beberapa cerita nyata mengenai beberpaa masalah yang sebetulnya bisa diselesaikan dengan masalah managemen. Yaitu kisah yang dialami oleh salah satu peserta regional 4 yang tidak bisa mengikuti TPD karena kehabisan tiket pulang ke Surabaya. Menurut Murphy’s law: “sesuatu yang mempunyai potensi untuk jadi masalah, biasanya akan jadi masalah”, dari hukum ini, seharusnya kita selalu memikirkan bebagai kemungkinan permasalahan yang terjadi kemudian merancang ”jalur alternatif” dari usaha kita
Yang paling penting dalam TPD kali ini, beliau menjelaskan mengenai “5 Generasi manajemen”, yaitu :
• 1st generation - Management by doing : semua dilakukan sendiri. Memiliki kelemahan jika terlalu perfeksionis
• 2nd generation - Management by directing : mengarahkan apa, bagaimana, dan mengawasi. Memiliki kelemahan berupa sindrom Perkinson, yaitu terlalu banyak yang menjadi pengawas. Struktur organisasi terlalu dalam hingga membentuk piramida. Dalam sebuah struktur organisasi yang ideal rentang kendali satu orang dapat mengendalikan maksimal 7-8 orang secara langsung
• 3rd generation - Management by result : hanya diberitahu target hasil. Memiliki kelemahan dapat menimbulkan pragmatism, berpikir instan, melakukan apa pun untuk mencapai tujuan.
• 4th generation – Management by process : getting better, faster. Terdapat 3 bagian penting yang menyusun sebuah proses : quality, new scientific management, teamwork. Kata kuncinya adalah : speed, speed, speed, innovation
• 5th generation – Management by creating management
Selain hal di atas, beliau juga memberikan beberapa tips kepada kami selaku para pemimpin di kampus seperti manajemen rapat, dll.

 
Training Jurnalistik dan Studi Pustaka

Training ini dibawakan oleh Bapak Sapto Waluyo yang dilakukan di aula Asrama Regional 4 Surabaya. Training ini dimulai dengan training jurnalistik mengenai teknik meresensi buku (Book Review). Beliau memulai Training Jurnalistik kali ini dengan memutar film, kartun, dan video yang dibuat oleh rakyat Palestina. Hal ini menunjukkan, bahwa walaupun rakyat Palestina ditindas oleh Zionis, mereka masih bisa berkarya dan berkreativitas.
Beliau menjelaskan mengenai pengertian meresensi buku yaitu meninjau, menilai, dan membahas isi suatu buku, sehingga pemikiran penulis dapat dipahami dengan baik oleh khalayak pembaca sebagai arena pertukaran informasi dan pengembangan ilmu pengetahuan. Resensi juga dapat berisi perbandingan pemikiran dari berbagai penulis buku. Beliau juga menjelaskan mengenai pentingnya resensi yaitu :
• Sari pemikiran penulis
• Percepat proses pertukaran informasi dan pengembangannya
• Dokumentasi sejarah atau jejak pemikiran seorang penulis
• Nilai pengaruh pemikiran dalam masyarakat
• Budaya kritis
Saat sesi Studi Pustaka, Pak Sapto Waluyo membahas mengenai buku “Kebangkitan Islam” yang ditulis oleh Fathi Yakan. Pembahasan dalam buku ini adalah seputar:
1. Gerakan Islam dan zaman pengertian Al – Ashr menurut Al Qasim, khazin, Sayyid Qutub, Ashawi (tafsir surat dalam Al Quran)
2. Runtuhnya peristiwa abad 20, runtuhnya khilafah Turki, gencarnya westernisasi, kebangkitan komunisme / atheisme, Israel / Zionisme, runtuhnya Uni Soviet, perang Timur Tengah, Pembantaian etnis Bosnia, Global Warning, dan HIV AIDS.
3. Mengenal zaman tantangan eksternal dan internal
4. Mengenal tujuan umum gerakan Islam
5. Mengenal karakter Islam
6. Mengenal karakter gerakan kontemporer
7. 
Diskusi Paska Kampus
Pada diskusi paska kampus kali ini, PPSDMS NF Regional 4 mendatangkan dua orang alumni dari angkatan ke-2 yang sudah cukup sukses saat ini. Mereka adalah Mas Yudha dari sistem Informasi ITS angkatan 2003 dan Mas Arya Yudi yang juga dari Teknik Informatika angkatan 2002. Mereka sharing mengenai pengalaman mereka dalam meniti karier sehingga bisa sukses seperti sekarang.
Mas Yudha saat ini adalah seorang pengusaha. Beliau menceritakan tentang bagaimana karier yang dia tekuni sekarang berbeda dengan carrier plan yang dia rancang dahulu ketika masih menjadi peserta PPSDMS. Beliau ternyata mendapat inspirasi mengenai karier plan-nya saat ini dari karier plan teman satu asrama-nya dulu. Hal ini bukan berarti carrier plan tidak penting, tetapi memang masih ada beberapa pertimbangan yang mempengaruhi plihan karier, yaitu:
1. Faktor lingkungan
2. Inspirasi dari teman-teman
3. Melihat potensi diri yang sesungguhnya
4. Perlu banyak diskusi dengan banyak orang 
Ada beberapa perkataan beliau yang mendatangkan inspirasi bagi saya, perkataan ini beliau kutip dari film The Bourne Ultimatum, yaitu: ”seseorang harus mempersiapkan untuk yang terburuk kalau ingin memperoleh yang terbaik. 
Setelah itu, Mas Arya Yudhi membuka materi-nya dengan surat Al-Asr yang maknanya luar biasa. Bahkan beliau menyebutkan bahwa bila hanya ada satu surat Al Qur’an yang turun, maka cukuplah surat Al Asr itu menjadi dasar bagi kewajiban umat Muslim untuk maju. Beliau memiliki motto hidup yang luar biasa, yaitu: ”mencari nilai yang optimum”. Dengan motto tersebut, beliau membangun kariernya. Beliau adalah seorang dosen ITS yang juga memiliki usaha laundry yang sukses. 
Ada bebrapa perkataan beliau yang memberi inspirasi bagi orang yang mau menjadi dosen, yaitu: ”unsur utama untuk jadi seorang dosen: pengetahuan akan ilmu yang akan kita ajar dan jam terbang”. Beliau juga memberikan tips bahwa ketika sedang mengerjakan peran sebagai dosen maka jangan berpikir mengenai pekerjaan menjadi usaha, begita juga sebaliknya. Tetap fokus tetapi harus tetap me-manage pekerjaan dengan baik.

Resume Agenda Bulanan Bulan Februari 2009

Dalam Bulan Februari ini, para peserta PPSDMS Regional 4 Surabaya melakukan agenda bulanannya saat Latihan Gabungan wilayah Timur bersama peserta PPSDMS Regional 3 Yogyakarta yang dilakukan di asrama Regional 3 Yogyakarta.

Kajian Islam Kontemporer

Kajian Islam Kontemporer kali ini berbeda dari biasanya. Hal ini dikarenakan ustadz Musholli yang berhalangan hadir sehingga kesempatan untuk menjadi pembicara KIK kali ini diberikan oleh ustadz M. Ihsan sebagaimana sebulan sebelumnya. Pada kesempatan kali ini beliau menjelaskan mengenai fiqih prioritas yang sebetulnya terdapat dalam bentuk buku karangan Yusuf al-Qardhawi.
Berikut ini adalah poin-poin ringkasan yang saya dapat dalam KIK kali ini:
• Penjelasan mengenai surat Al-Muzzammil ayat 1 s.d. 6 yang hikmahnya adalah:
 Bahwa umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan Qiyamul lail/ shalat malam
 Umat Islam dianjurkan ketika Qiyamul Lail untuk men-taddaburi ayat-ayat Qur’an
 Ketika bangun pada malam hari merupakan saat-saat yang sensitif bagi manusia, maka alangkah baiknya digunakan dengan beribadah, introspeksi diri, bahkan untuk momentum ta’akhi (membina persaudaraan/ persahabatan)
• Fiqih Prioritas ini sebetulnya dibuat berdasarkan tentang fakta yang ada, yaitu bahwa sesuatu pasti ada tingkatan-tingkatannya dan pasti ada yang tingkatannya lebih tinggi Fiqih prioritas merupakan telaah mendalam mengenai amal-amal yang merupakan prioritas bagi umat Islam dalam konteks zaman ini.
• Pada saat ini terjadi kekacauan intepretasi umat Islam mengenai hal-hal yang prioritas ini, beberapa contohnya adalah:
 Penghargaan lebih yang diberikan kepada seniman dibandingkan dengan ilmuwan
 Penghargaan lebih yang diberikan kepada olahragawan dibandingkan dengan peneliti
 Lebih mengutamakan kulit ketimbang isi
 Lebih mengutamakan hal-hal yang seremonial dibandingkan yang substansial
 Tidak menyadari bahwa ada amalan yang berubah nilainya dari masa ke masa
• Ternyata terdapat hubungan antara fiqih prioritas dan fiqih pertimbangan (suatu konsep yang dikembangkan dari pokok-pokok pikiran Ibn Taimiyah) yaitu fiqih pertimbangan digunakan untuk mengetahui mana yang lebih prioritas/ lebih penting
• Fiqih Pertimbangan intinya adalah:
 Memberikan pertimbanganantara beberapa kemaslahatan dan manfaat dari berbagai kebaikan yang diwariskan
 Memberikan pertimbangan antara berbagai bentuk kerusakan, manfaat, dan kejahatan yang dilarang agama
• Fiqih perimbangan dan pada gilirannya fiqih prioritas menghasilkan:
 Mendahulukan dinanuriyyat atau hajjiyat, apalagi terhadap tahsinat
 Dan pendahuluan hajjiyat atas tahsinat dan tamaliyyat

Training Pengembangan Diri

• Transformasi yang terjadi di dunia ini tidak pernah diinisiasi oleh banyak orang, tetapi biasanya hanya diinisiasi oleh segelintir orang-orang terpilih. Contohnya adalah bangsa Yahudi yang walaupun total populasinya di dunia hanya sedikit, tetapi mereka mampu untuk mengendalikan dan menguasai dunia saat ini
• Ada tiga keywords (kata kunci) yang terdapat pada materi TPD kali ini yaitu People, transformation, contribution
• Change hanya merubah pada tataran ”what” Tidak membawa ke arah yang lebih baik. Contohnya apabila seorang pemimpin di suatu organisasi merubah nama atau simbol organisasi, maka inilah yang disebut change
• Transformation merubah sesuatu sampai pada tataran peubahan nilai-nilai dan kepercayaan yang ada di dalamnya (why). Pemimpin organisasi yang baik adalah pemimpin yang dapat melakukan transformasi perbaikan nilai-nilai, kebiasaan, dan keperayaan yang ada terdapat pada organisasi yang ia pimpin
• Seseorang dapat melakukan transformasi pada lingkungannya dengan membangun suatu visi dan tujuan bersama melalui shared meanings, shared visions, shared values
• Ada 3 hal yang mesti dilakukan oleh peserta PPSDMS yaitu: respect people, respect time, dan respect system
• Ada sekitar 7 hal yang menghambat diri kita untuk belajar, yaitu:
 I am my position kita hanya mau melakukan sesuatu hal yang sesuai dengan jabatan atau posisi kita
 The enemy is out there kita hanya menyalahkan lingkungan di sekitar kita . Padahal mungkin saja kesalahan itu berasal dari kita sendiri
 The illusion of taking charge
 The fixation of events
 The parable of boiled frog kita kurang peka sehingga terlambat menyadari bahwa yang kita lakukan ternyata salah
 The delusion of learning from experience
 The myth of management
• Ada 5 level/ tingkatan kepemimpinan, yaitu:
1. 1st level, Highly Capable individual : orang-orang mengikuti kita karena mereka “harus” mengikuti kita. Pemimpin pada level terendah ini memiliki banyak kekurangan dikarenakan orang-orang mengikuti kita dikarenakan hanya posisi atau jabatan yang kita miliki. Setelah masa jabatan kita berakhir, maka orang-orang akan pergi meninggalkan kita
2. 2nd level, Contributing Team Member : Orang-orang mengikuti kita karena mereka ”ingin” mengikuti kita. Pemimpin pada level ini diikuti dikarenakan kebaikan-kebaikan yang pemimpin buat. Ketika kita membuat unpopular decision, orang-orang akan pergi meninggalkan kita
3. 3rd level, Competent Manager : Orang-orang mengikuti kita karena apa yang telah kita raih (prestasi). Pemimpin yang pintar dan kompeten punya peluang lebih besar untuk menggerakkan orang lain. Tetapi apabila ada orang yang kapabilitasnya/ prestasinya lebih tinggi dari kita, maka kita akan ditinggalkan
4. 4th level, Effective Leader : Orang-orang mengikuti kita dikarenakan apa yang telah kita lakukan untuk mereka. Rasa pecaya diri dan proporsional membuat kita berfokus juga terhadap pengembangan para pengikut agar pada nantinya mereka bisa menjadi leader seperti kita. Dengan manfaat-manfaat yang kita berikan, orang-orang tentu akan mengikuti kita
5. 5th level, Level 5 Leader : Orang-orang mengikuti kita karena kualitas pribadi yang kita miliki. Pemimpin pada level ini mampu membangun kepercayaan dan respect dari para pengikutnya secara utuh, sehingga kita memiliki kekuatan besar untuk menanamkan suatu nilai-nilai baru yang kita anggap baik. Pemimpin ini bekerja untuk mencapai hasil yang hebat, namun berjuang dalam kesunyian untuk menghindari puja-puja yang berlebihan. Pemimpin jenis ini menggambarkan kombinasi paradoksal antara kegigihan professional dan kerendahan hati/ keikhlasan dalam berbuat.

Training Jurnalistik dan Studi Pustaka

Training kali ini, seperti biasa, dibawakan oleh Bapak Sapto Waluyo yang dilakukan di aula Asrama Regional 3 Yogyakarta. Training ini dimulai dengan training jurnalistik mengenai bagaimana teknik untuk memperkaya referensi dan menata perpustakaan pribadi.
Berikut ini adalah poin-poin ringkasan yang saya dapat dalam training jurnalistik kali ini:
• Tujuan dari materi kali ini adalah peserta menyadari pentingnya memperkaya referensi pemikiran dan menata koleksi perpustakaan pribadi sebgai modal bagi peningkatan kapasitas intelektual dan membangun kredibilitas dan kompetensi akademis
• Penjelasan mengenai beberapa tokoh dunia dan nasional yang bisa memperoleh kesuksesan dan ideologi nya melalui beberapa refrensi buku yang sering mereka baca sepanjang hidupnya. Contohnya: Cat Steven, Gus Dur, Napoleon Bonaparte, Hitler, dll.
Selanjutnya Bapak Sapto Waluyo melanjutkan dengan sesi studi pustaka mengenai buku yang ditulis oleh Yusuf Al-Qardhawi, yaitu “Umat Islam Menyongsong Abad 21”.
Berikut ini adalah poin-poin ringkasan yang saya dapat dalam training jurnalistik kali ini:
• Sebelumnya beliau menjelaskan mengenai profil sang penulis, Yusuf Al-Qardhawi:
 Beliau adalah seorang ulama yang merespons maalah-masalah umat yang kontemporer
 Beliau saat ini tinggal di Qatar dan tergabung dalam berbagai gerakan dan organisasi keislaman seperti Al-Quds dan World Islam Scholar
 Beliau sering memfatwakan fiqih-fiqh yang flexibel. Contohnya: hukum bersalaman dengan wanita, bom bunuh diri, dan masalah zakat kontemporer
• Menurut buku ini, karakteristik dunia pada abad-20 adalah:
 Kemajuan pesat sains dan teknologi
 Merebaknya tuntutan kebebasan dan HAM (namun diikuti gejala-gejala standar ganda, individualisme, dan feminisme)
 Hancurnya nilai keimanan dan moral. Dalam hal ini beliau banyak memberikan contoh mengenai skandal-skandal yang dilakukan oleh tokoh-tokoh dunia.
 Perperangan
• Menurut buku ini, success story umat Islam pada abad-20 ini berupa:
 Kebebasan nasional
 Maraknya pendidikan Islam
 Gerakan perubahan dan kebangkitan Islam
 Merupakan titik tolak kebangkitan
• Menurut buku ini, tanda-tanda kebangkitan umat Islam pada abad-20 ini adalah:
 Implementasi syariat Islam
 Revolusi Islam yang terjadi di berbagai negara seperti Iran, Afghanistan, dll
 Gelora jihad umat Islam yang menguat. Hal ini ditandai gerakan-gerakan jihad seperti Mujahidin di Afghanistan dan Intifadhah di Palestina
 Kembalinya pemuda kepada agama
 Banyaknya muslimah yang kini memakai jilbab
 Majunya perekonomian yang berlandaskan syarit Islam
• Menurut buku ini, ada beberpa tantangan yang akan dihadapi oleh umat Islam pada abad ini, diantaranya adalah:
 Gerakan Zionisme
 Banyak terjadinya disintegrasi umat dan dekonstruksi yang banyak dialami negri-negri Muslim 

Dialog Tokoh 
Pada kesempatan kali ini, dilakukan dua sesi untuk dialog tokoh yang dikarenakan berhalangannya pembicara untuk sesi diskusi paska kampus. 

1. Masa Depan Pendidikan Pasca disahkannya UU BHP 
Materi ini dibawakan oleh Prof. Dr. Supriyoko yang merupakan praktisi senior yang mengurusi masalah pendidikan di Indonesia. Menurut beliau, akibat yang ditimbulkan oleh UU BHP diantaranya adalah:
a. Kualitas tidak akan berubah dikarenakan UU BHP, hal ini karena:
1. UU BHP lebih mengatur masalah administrasi bukannya proses dan produk
2. Penyelenggara pendidikan terkuras energinya untuk menghadapi kerumitan penyelenggara
3. Ketentuan yang cukup baik dalam UU tidak akan berguna bila implementasinya buruk
b. Pendidikan swasta akan lebih sulit berkembang, hal ini dikarenakan:
1. Masyarakat enggan mendirikan sekolah, madrasah, ataupun PTS
2. Sekolah ’swasta’ sebagaimana yang terdapat di Jepang tak mungkin dikembangkan
3. Konsep pendidikan diserahkan kepada masyarakat sebagaimana yang terjadi di AS menjadi semakin tidak jelas

2. Islam dan Profesionalisme
Materi ini dibawakan oleh Bapak Jumairi yang merupakan dosen UGM dan mempunyai pengaruh di ikatan cendikiawan muslim Indonesia. Berikut ini adalah poin-poin mengenai intisari materi beliau:
a. Profesi artinya adalah bidang pekerjaan yang menuntut keahlian tertentu. Orang yang melakukan profesi biasa disebut dengan profesional. Sedangkan, profesionalisme adalah hal-hal yang berkaitan dengan profesional.
b. Profesional terkait dengan produktivitas dan spesialisasi
c. Dalam Al Qur’an memang tidak diterngkan secara eksplisit mengenai profesionalisme, tetapi secara tersirat melaluiayat yang mengatakan bahwa kita harus menyerahkan sesuatu kepada ahlinya
d. Ciri-ciri seorang profesional dapat dilihat melalui Disiplin dan etika yang dimilikinya
e. Kekurangan umat Islam Indonesia mengenai profesionalisme adalah:
 Tidak tekun dalam mempelajari sesuatu
 Menganggap enteng pada suatu hal
 Kesejarahan keilmuan kita terputus dikarenakan sejarah dianggap enteng oleh generasi-generasi sebelumnya

Puasa: Perintah Allah SWT yang Diakui Manfaatnya Menurut Ilmu Kesehatan Modern

Perintah Berpuasa 

Puasa adalah salah satu bentuk ibadah yang Allah SWT perintahkan kepada manusia. Perintah untuk berpuasa disebutkan jelas dalam Al Qur’an maupun hadits Rasulullah saw.
Sesungguhnya Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.”(QS. Al Ahzab:35)

”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”(QS Al Baqarah: 183)

”...dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS Al Baqarah: 183)
 
Berdasarkan beberapa kutipan ayat-ayat Al Qur’an di atas, dapat disimpulkan bahwa begitu fundamental-nya ibadah puasa dalam kehidupan seorang muslim terutama di bulan Ramadhan dimana ketika itu umat muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa. Lalu sebenarnya apa manfaat berpuasa bagi kita selain balasan pahala dari Allah SWT? Apakah Allah memberikan perintah yang tak bermanfaat bagi kehidupan kita?  
Sebelum itu mari kita bahas mengenai hubungan antara ayat-ayat kauliyah dan kauniyah. Sesungguhnya terdapat hubungan antara ayat-ayat kauliyah (ilmu pengetahuan) maupun kauniyah (ayat-ayat Al Qur’an). Ayat-ayat kauniyah memberikan isyarat untuk ayat-ayat kauliyah. Sebaliknya, pembuktian ayat-ayat qauliyah merupakan bukti bagi kebenaran ayat-ayat qauniyah. Selanjutnya akan kita bahas mengenai manfaat berpuasa yang sudah banyak diakui dan dibuktikan menurut ilmu pengetahuan modern.  

Manfaat Puasa Menurut Perspektif Ilmu Kesehatan

Berdasarkan pendapat sejumlah ahli kesehatan, puasa dapat memberikan berbagai manfaat bagi yang melaksanakannya, di antaranya untuk ketenangan jiwa, mengatasi stres, meningkatkan daya tahan tubuh, serta memelihara kesehatan dan kecantikan. Puasa selain bermanfaat untuk ketenangan jiwa agar terhindar dari stres, juga dapat menyehatkan badan dan dapat membantu penyembuhan bermacam penyakit. Selain itu, puasa dapat membuat awet muda atau menunda proses ketuaan. Supaya kondisi fisik selalu sehat dan bugar, organ-organ tubuh harus mendapatkan kesempatan untuk istirahat. Hal tersebut dapat dilakukan dengan berpuasa.
Saat berpuasa, organ-organ tubuh dapat beristirahat dan miliaran sel dalam tubuh bisa menghimpun diri untuk bertahan hidup. Puasa berfungsi sebagai detoksifikasi untuk mengeluarkan kotoran, toksin/racun dari dalam tubuh, meremajakan sel-sel tubuh dan mengganti sel-sel tubuh yang sudah rusak dengan yang baru serta untuk memperbaiki fungsi hormon, menjadikan kulit sehat dan meningkatkan daya tahan tubuh karena manusia mempunyai kemampuan terapi alamiah.
Puasa dapat membuat kulit menjadi segar, sehat, lembut, dan berseri. Karena, setiap saat tubuh mengalami metabolisme energi, yaitu peristiwa perubahan dari energi yang terkandung dalam zat gizi menjadi energi potensial dalam tubuh. Sisanya akan disimpan di dalam tubuh, sel ginjal, sel kulit, dan pelupuk mata serta dalam bentuk lemak dan glikogen. Manusia mempunyai cadangan energi yang disebut glikogen. Cadangan energi tersebut dapat bertahan selama 25 jam. Cadangan gizi inilah yang sewaktu-waktu akan dibakar menjadi energi, jika tubuh tidak mendapat suplai pangan dari luar. Ketika berpuasa, cadangan energi yang tersimpan dalam organ-organ tubuh dikeluarkan sehingga melegakan pernapasan organ-organ tubuh serta sel-sel penyimpanannya. Peristiwa ini disebut peremajaan sel. Dengan meremajakan sel-sel tubuh, akan bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan dan kesehatan tubuh serta kulit kita. Oleh karena itu, orang yang sering berpuasa kulitnya akan terlihat lebih segar, sehat, lembut, dan berseri karena proses peremajaan sel dalam tubuhnya berjalan dengan baik.
Makanan dan minuman yang kita konsumsi setiap hari, selain mengandung zat-zat gizi yang berguna untuk tubuh kita, juga mengandung bahan toksik atau racun yang kemudian tertimbun dalam tubuh. Bahan toksik atau racun yang ada dalam tubuh kita, jika sudah terlalu banyak dapat menyebabkan masalah pada tubuh antara lain, tubuh menjadi mudah lelah, daya tahan tubuh menurun, sehingga mudah sakit. Dengan melakukan puasa, tubuh akan menggunakan energi cadangan. Penggunaan energi cadangan ini menyebabkan racun-racun terbuang dan sel-sel tubuh dibersihkan. Selain itu, di bagian pencernaan terjadi juga pengeluaran racun karena alat-alat pencernaan beristirahat sehingga dapat membersihkan diri, juga termasuk usus besar yang merupakan pusat kotoran.
Berpuasa selain bermanfaat untuk detoksifikasi atau proses pengeluaran racun secara menyeluruh, juga bermanfaat untuk menambah tenaga. Hal tersebut disebabkan racun-racun yang ada pada sel-sel dan jaringan tubuh telah dibersihkan, sehingga organ tubuh menjadi lebih bersih dan zat gizi yang masuk lebih mudah diserap. Berpuasa dapat membantu meningkatkan penyerapan gizi dari makanan yang dikonsumsi karena dalam saluran pencernaan, sebelum makanan diserap harus mengalami proses perubahan terlebih dahulu dari bentuk padat menjadi komponen-komponen yang sangat halus. Pada saat berpuasa, saluran pencernaan beristirahat selama beberapa jam. Dengan diistirahatkannya saluran pencernaan tersebut akan menjadi lebih baik dalam memproses dan menyerap makanan yang dikonsumsi, sehingga akan lebih bertenaga, sehat, dan kuat.
Wallahu’alam.

Rabu, 20 Agustus 2008

this is my blog!!!!

akhirnya kesampaian juga bikin blog nih!
liat temen2 pada bwat blog, jadi ga tahan mw bikin juga...n mudah2an aja nih blog bisa bermanfaat bagi saya n bagi kalian semua...

suwon..